Selasa, 29 April 2014

the story of: HLV FRAME PURSE

metal knot frame adalah salah satu perangkat asik saya dalam menjahit. saya selalu suka membuat tas ataupun pouch dengan material ini. walaupunnnnnnn.... kadang kadang tangan harus jadi merah merah atau berkali kali tertusuk jarum ketika menggunakan frame knot dengan finishingnya adalah hand stitching :(((
but it's always worth it!.



dulu pertama kali melihat lengkungan aneh ini disalah satu web seorang crafter jepang yang entah lupa siapa namanya *zztttt -,-
saat ini juga saya langsung jatuh cinta dan pengen bisa buat begituan juga! *eh begituan :3
begitu penasarannya, kenapa lengkungan besi ini bisa bikin pouch berubah jadi cantiknya. tapi saat itu saya benar benar blank dan enggak ngerti cara memulai untuk membuatnya. segala tutorial diyoutube dan gugel enggak berhasil buat saya bisa bersahabat dengan besi ini :(. dalam pikiran saya, ini gimana masangnya kalo bentuknya ngelengkung gini, pasti pola kainnya susyeh sekalih ><
akhirnya saya nekat beli dua buah frame knot tanpa lubang (yang langsung jepit) sebagai latihan. dan bisa ditebak, akhirnya jadi malpraktek :(
saya benar benar desperatossssss gak karuan ><
awal latihan saya menggunakan frame knot saya menghabiskan berlembar lembar kain yang semuanya jadi mubazir *hiks. dan sayapun menyerah nyerah ajalah ya :(


sampai akhirnya disuatu ketika yang tidak dinyana nyana ketika kopdar crafter solo untuk pertama kalinya, saya menanyakan tentang kegalauan saya ini pada mba Fitri, (find her, HERE). ehhhh..... ternyata dia bisa buatnya *horeeeeeeee*. tapi berhubung suasana dan kondisi yang ramai lancar dan agak meraya dikit :3, maka tidak memungkinkanlah untuk sekedar mengajari saya berteman dengan frame knot ini *hiks lagi 



selang selang waktu yang lamaaaaaaa, eh enggak diduga mba Fitri bikin workshop membuat coin purse dengan frame knot. akkkkkkk enggak mungkin saya lewatkan kesempatan ini setelah berbulan bulan frame knot yang saya beli nganggur :)))) (walaupun pada hari H saya dengan sialnya kesasar hingga harus muter muter Solo selama 2 jam hingga akhirnya bisa menemukan rumah mba Fitri *fyuh :3)
dan memang tidak sia sia kesasar selama 2 jam lebih dan dengan tetap semangatnya ikut workshop, finally I know the secret to make it *wuhuwwwwwww :))))
perasaannya seperti anak kecil yang lagi belajar jalan dan tiba tiba dia bisa melangkah tanpa pegangan ibunya! (memang gak nyambung sih ya, tapi begitulah :D). 
mungkin karena dari awalnya saya bener bener penasaran dengan benda 1 ini, saya selalu excited untuk belajar bikinya :)



tapi bukan berarti setelah mengikuti WS saya jadi master dalam hal ini, saya terus latihan latihan latihan dan mengorbankan buanyakkkkk frame knot dan kain untuk mencapai titik maksimal dalam membuat produk HLV menggunakan frame knot ini. jadi tidak serta merta jadi, ada buanyak sekali perjuangan dibalik pembuatan produk produk yang menggunakan frame knot ini. apalagi saya lebih suka menggunakan frame knot dengan finishing hand stitching, terbayang kembali  gimana rasanya ketika jarum lagi bandel, jari jari merah dan agak perih, dan berkali kali emut jari yang gak sengaja ketusuk jarum. tapiiiii... karena saya suka, semua rasa rasa yang menyebalkan itu tidak ada artinya ketika sudah selesai :)







from that, I do believe there's no pain without gain. dan tidak ada hasil instan yang tiba tiba jadi dengan sangat sempurnanya. selalu ada cerita dan usaha keras yang selalu mengikuti dibelakangnya.  as long as we love it and never give up about it, there's always possible thing ahead :)


salam hangat,
Rini :)

1 komentar:

  1. Hai mba, salam kenal :)
    mau tanya, kalo metal knot frame biasanya beli dmn ya?
    saya sdh muter2 keliling kota, tp nggak ketemu hehehe
    thank youuu :D

    BalasHapus